Kerugian Modifikasi Motor Sport dengan tambahan Fairing

Kerugian Modifikasi Motor Sport dengan tambahan Fairing



foto jadul pribadi

Otosolusi - Halo Brader, Ini merupakan artikel pertama yang ada dilaman blog otosolusi. Membahas tentang modifikasi yang jamak ditemui dikota-kota besar, kecil hingga pedesaan. yaitu merubah motor tipe nak-ed menjadi ber fairing.


Modifikasi aliran ini memang digandrungi orang Indonesia, membuat tampilan yang  berkesan racy ala pembalap motogp maupun superbike. Dibalik semua itu, tentu ada beberapa poin kerugian modifikasi motor menjadi full fairing ataupun half fairing, apalagi tanpa perhitungan yang pas dan hanya mengejar tampilan saja. Masalah pertama adalah masalah aerodinamic, fairing modifikasi biasanya terlalu menutup bagian mesin tanpa perhitungan yang matang.

Menutupi mesin, berarti akan menghambat sistem pendinginan mesin itu sendiri, apalagi jika motor yang dimodif merupakan motor nak-ed berpendingin udara. Seperti Yamaha Byson, Suzuki Thunder dan Honda MegaPro. Naiknya suhu mesin, mengakibatkan bermacam hal-hal yang bisa merugikan seperti :

1. Bahan bakar menjadi boros hingga sekitar 13%

Mesin yang bekerja pada suhu tinggi akan membuat knocking dan detonasi akibat efek dari pembakaran tidak normal sehingga akan membuang energi diruang pembakaran. Dengan terjadinya hal tersebut, kondisi mesin, demi mendapatkan power yang dibutuhkan, akan memerlukan asupan bahan bakar berlebih dibanding motor dengan kondisi standard.

2. Mesin Kurang Awet

Kemungkinan ini sangat bisa terjadi dikarenakan mesin yang bekerja diatas suhu normal membuat keawetan komponen komponen menjadi lebih cepat aus dibandingkan motor standard.

3. Emisi Gas Buang Meningkat

Sepeda Motor yang standard dengan suhu normal mampu mengurangi polusi udara yang dihasilkan, sementara sebaliknya, mesin  motor yang dipaksa ditutup full fairing akan bekerja ekstra dengan suhu lebih tinggi membuatnya tidak mampu mengurangi polusi yang dihasilkan. Selain itu, rata-rata modifikator akan mengganti knalpot standard dengan knalpot aftermarket yang jelas lebih berpolutan.

4. Kotor

Selain masalah mesin, Sepeda Motor yang dipakaikan fairing tambahan akan membuat masalah baru yaitu kotornya bagian yang susah terjangkau akibat tertutup fairing. Biasanya bagian tersebut adalah knalpot bagian headernya hingga bagian bawah mesin. Kotoran tersebut mengendap dan akan sulit dibersihkan bahkan hingga membuat knalpot berkarat.


5. Warna Cepat Kusam

Selain itu, bahan fairing yang kebanyakan dijual dibengkel rumah modifikasi adalah berbahan fiber, bukan plastik ABS layaknya body sepeda motor pabrikan. Alhasil, selang beberapa bulan setelah pemakaian biasanya fairing tambahan tersebut warnanya mulai pudar dan kusam hingga terlihat kontras dengan body asli sepeda motor anda.

6. Potong Rangka

Hal lainnya yang lebih ekstrim adalah pemotongan rangka, dimana kadang dirasa harus melakukan pemotongan rangka agar fairing tambahan tersebut pas dan muat menyatu dengan body sepeda motor secara keseluruhan.

Setelah mengetahui kerugian dari memodifikasi motor sport nak-ed dengan tambahan fairing, apakah anda masih ingin memakaikan sepeda motor anda dengan fairing tambahan?





0 Response to "Kerugian Modifikasi Motor Sport dengan tambahan Fairing"

Posting Komentar